Kenaikan BBM,Derita Bagi Rakyat

Indonesia  merupakan sebuah Negara yang mempunyai kekayaan-kekayaan didalamnya, baik kekayaan dari segi sumber daya,pulau,laut dan daratan yang sangat luas, dan lain sebagainya. Tapi pernyataan ini bertolak belakang dengan keadaan Indonesia saat ini. Jika dilihat dari kekayaan apa yg dimiliki Indonesia sangat tidak layak lagi masyarakat Indonesia masih banyak yang miskin. Mungkin menjadi sebuah pertanyaan bagi setiap orang dengan cara pandang yang berbeda-beda  mengapa masyarakat Indonesia banyak yang miskin padahal kekayaan-kekayaan yang dimiliki Indonesia itu sangat melimpah.
            Dari segi angka,jumlah kemiskinan di Indonesia ini memang kadang naik dan kadang turun,tapi apakah kita tahu bahwa penurunan jumlah angka kemiskinan itu dikarenakan masyarakat yang miskin telah banyak yang mati,baik mati kelaparan,karena penyakit, dan kekurangan gizi ,sehingga jumlah angka kemiskinan di Indonesia menurun karena jumlah angka kematian meningkat. Diliahat dari faktanya Indonesia tidak mengalami penurunan jumlah kemiskinan tetapi mengalami peningkatan.
            Melihat kenyataan yang dialami masyarakat Indonesia saat ini memang dapat dinyatakan bahwa pemerintah Indonesia tidak dijiwai rasa nasionalisme lagi tetapi dijiwai rasa kapitalisme dengan tidak memandang atau memperdulikan bagaimana keadaan masyarakatnya sendiri. Hal ini lah yang menjadi alasan utama mengapa masyarakat Indonesia masih banyak yang mengalami kemiskinan sedangkan kekayaan di Indonesia sangat melimpah ruah.
            Sangat sadis memang jika pemerintah masih belum bisa mengatasi jumlah kemiskinan di Indonesia, tetapi sangat lebih sadis lagi jika pemerintah melakukan suatu kebijakan yang dapat mengakibatkan jumlah angka kemiskinan di Indonesia meningkat. Salah satunya itu adalah kenaikan harga BBM yang telah direncanakan pemerintah dan akan dilakukan mulai awal april 2012 nanti. Sangat tidak pantas jika pemerintah melakukan kebijakan dengan menaikkan harga BBM dan dilanjutkan dengan kenaikan harga listrik yang akan dimulai pada Mei 2012 nanti,karena apabila kebijakan ini tetap dilakukan maka jumlah kemiskinan di Indonesia akan bertambah.

Alasan yang tidak masuk akal jika pemerintah melakukan penaikan harga BBM sebesar 33% dari harga sebelumnya hanya karena efisiensi anggaran. Disaat pemerintah harus mengeluarkan subsidi yang lebih banyak lagi kepada masyarakat, pemerintah menolak kebijakan itu, dan meninggalkan kepentingan rakyat banyak untuk lebih medukung pada kepentingan “pembiayaan penyelenggaraan pemerintahan” dengan alasan efisiensi anggaran. Sangat tidak rasional jika pemerintah lebih berpikiran mngenai kepentingan pembiayaan penyelenggaraan pemerintahan jika dibandingkan dengan kebijakan untuk kesejahteraan masyarakatnya sendiri.

            Mengingat kembali janji yang pernah disampaikan oleh pemerintahan SBY pada tahun 2005 lalu yang dimuat diberbagai mass media,bahwa pemerintahan SBY tidaka akan menaikkan harga BBM , tapi kenyataan yang didapatkan dan dialami oleh masyarakat Indonesia saat ini adalah untuk kesekian kalinya pemerintahan SBY  melakukan kebijakan dengan menaikkan harga BBM. Sejak dilantiknya SBY sebagai presiden pada Oktober 2004 lalu,pemerintahan SBY telah melakukan kebijakan menaikkan BBM. Pertama pada Maret 2005 bahwa BBM  dinaikkan sebesar 22-27 % dan yang kedua pada Oktober 2005 dengan kenaikan rata-rata 126 % dan pada saat itulah pemerintahan SBY berjanji tidak akan menaikkan BBM lagi,tetapi pada nyatanya bulan April 2012 mendatang telah direncanakan akan dilakukan kebijakan dengan menaikkan harga BBB sebesar 33%.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s