6 Kebiasaan Lama yang Membantu Anak Sukses

Setiap orang tua pasti berkeinginan membesarkan anak yang sopan dan mengerti aturan. Sopan dan mengerti aturan adalah satu dari sekian banyak hal dasar pada anak, tentu saja mengamuk di saat pergi ke pusat keramaian, berbagi mainan juga merupakan hal dasar pada anak.

Tapi sebenarnya apa hal spesifik apa yang harus diajarkan orangtua kepada anak untuk bisa membantu mereka sukses di masa depan? Situs Learnvest 9 Juli lalu menemukan ternyata ada 6 hal klasik yang harus diajarkan kepada anak, yang bisa memberikan mereka keuntungan di masa depan nantinya :

1. Hal Dasar
Mengajari anak mengatakan,”tolong”, “terima kasih” dan “kembali kasih” merupakan hal dasar yang bisa Anda berikan, tapi hal-hal sederhana ini membantu anak-anak menjadi lebih bersahabat dan kooperatif, kelakukan yang bisa membuat mereka diterima dengan baik di masa depan. Sebuah temuan baru menyimpulkan kalau murid yang sukses adalah mereka yang bukan hanya meraih nilai tinggi tapi juga memiliki kemampuan bersosialisasi dan kelakuan yang mendapatkan pengharagaan tinggi dari rekan-rekannya.

2. Membuat Kontak Mata
Tindakan sederhana seperti membuat kontak mata ketika mengucapkan “hallo” dan selama tinggal adalah keuntungan bagi anak. Saat anak-anak melihat tetangga berjalan di luar rumah dan meluangkan waktu untuk menatap dan menyapanya, maka saat mereka membutuhkan seseorang untuk membantu mereka, maka yang ada dipikiran pertama adalah anak Anda. Kontak mata dan bahasa tubuh secara umum juga penting saat wawancara.

3. Berbicara di Telepon Dengan Sopan
Kemampuan menjawab telepon menjadi lebih penting belakangan ini. Ajari anak Anda untuk berbicara dengan jelas dan nada yang bersahabat saat menjawab telpon. Ingatkan mereka untuk selalu menggunakan kata pembuka halo dan bukan “hey” atau “ada apa”. Dan satu hal lagi, ajari anak Anda untuk mematikan telepon genggamnya saat sedang berada dalam kegiatan sosial, makan malam dan pertemuan bisnis yang membutuhkan perhatian penuh.

4. Pendengar Yang Baik
Anak-anak senang untuk menyelak pembicaraan dan adalah tugas orangtua untuk mengajari mereka bagaimana mendengarkan dan menunggu giliran mereka berbicara. Menjadi pendengar yang baik menunjukkan penghargaan dan membantu membangun hubungan yang kuat dan kemampuan untuk terlibat dalam pembicaraan yang sangat penting, terutama saat anak-anak beranjak dewasa.

5. Bagaimana Berterima Kasih
Selain kenyataan kalau saat ini semua orang senang menggunakan email, mengirim ucapan terima kasih dengan tulisan tangan adalah tradisi lama yang masih berharga sampai saat ini. Sayangnya tradisi ini mulai musnah dengan kebiasaan mengirim email. Sebuah survey menunjukkan kalau 30.7% orangtua meminta anak mereka untuk menulis ucapan terima kasih, sementara 27.6% lainnya tidak pernah mengajarkan. Saat mereka masih kecil, Anda bisa meminta mereka untuk membuat sebuah gambar dan mengirimnya sebagai hadiah. Tapi semakin besar mereka, tidak ada alasan bagi mereka untuk tidak mengirimkan kartu ucapan terima kasih kepada orang yang sudah membantu mereka.

6. Etika Di Meja Makan
Makan bersama dengan seluruh keluarga setiap satu minggu sekali akan memberikan anak kesempatan belajar bagaimana bersikap yang baik saat makan. Mereka akan belajar untuk terlibat dalae percakapan sosial, dan tentu saja etika bagimana meletakkan lap makan di pangkuan, mengunyah dengan mulut tertutup dan menjauhkan siku tangan dari aras meja.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s